Tuesday, December 28, 2010

LAPORAN PENGUJIAN MIX DESIGN K-225


 
LAPORAN PENGUJIAN
MIX DESIGN
K-225








 
 


PROYEK

PEMBANGUNAN TOWER NTS
SITE ID             : 5102804
SITE NAME     : CELUAK
ALAMAT          : Jl. Raya Tayu Jepera Km. 12 Dukuh Sayang Rt.03/08

KONTRAKTOR
PT. EUROSEAT INDAH










 

LABORATORIUM BAHAN DAN STRUKTUR
JURUSAN TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
KAMPUS SEKARAN GUNUNGPATI  TLP. 024 – 8508102

LAPORAN
MIX DESIGN
PROYEK PEMBANGUNAN TOWER NTS
SITE ID            : JCBC 004
SITE NAME   : TERAS
ALAMAT        : TERAS RT. 01 RW.01 - BOYOLALI


 



       I.      PENDAHULUAN


Berdasarkan permintaan dari PT. EUROSEAT INDAH kepada Laboratorium Struktur dan Bahan Jurusan Teknik Sipil UNNES, perihal permohonan bantuan pembuatan MIX DESIGN untuk rencana pembangunan tower  NTS Site Name : TERAS dengan alamat Desa Teras Rt. 01 Rw. 01 Kecamatan Teras Kabupaten Boyolali.
  Telah dilaksanakan pengujian terhadap bahan-bahan yang telah dikirim sesuai dengan standart pengujian dan kemudian dilakukan analisa untuk mendapatkan campuran adukan beton (Mix Design) sesuai dengan mutu yang diminta.
Tujuan dari perencanaan adukan beton ini adalah untuk memberikan informasi kepada pihak – pihak yang berkepentingan dengan pekerjaan tersebut, agar pekerjaan yang berhubungan dengan proses adukan beton dapat diselesaikan dengan baik dan dapat menghasilkan konstruksi yang aman dan ekonomis.




  II.      PROSES PEMBUATAN MIX DESIGN

Proses pengujian dilakukan oleh tim Laboratorium Struktur dan Bahan Jurusan Teknik Sipil UNNES. Beberapa pengujian dilakukan berdasarkan material yang dikirim yakni terdiri dari :
1.    Pasir Lokal (Ex.Muntilan)
2.    Batu Pecah Lokal (Ex.Boyolali)
3.    Semen PCC (Semen Gersik 50 kg/zak)
Pengujian standar yang dilakukan untuk mendapat karakteristik material antara lain :
1.    Berat jenis
2.    Kadar lumpur
3.    Bobot isi
4.    Uji keausan agergat kasar
5.    Analisa gradasi
6.    Mix design K-225
Standar yang dipakai dalam pengujian yakni SK SNI     T-15-1991-03


Semarang, 10 April 2008
Kepala Laboratorium
Jurusan Teknik Sipil UNNES



Untoro Nugroho,ST. MT
NIP. 132 158 473













LAMPIRAN
(TABEL DAN GRAFIK SYARAT PERHITUNGAN MIX DESIGN)






 

 



 

Tabel 1.1. Batasan persentase golongan pasir


Lubang ayakan


Persen berat butir yang lewat ayakan

mm
Daerah I
Daerah II
Daerah III
Daerah IV
10
4,8
2,4
1,2
0,6
0,3
0,15
100
90 – 100
60 – 95
30 – 70
15 – 34
5 – 20
0 – 20
100
90 – 100
75 – 100
55 – 90
35 – 59
8 – 30
0 – 10
100
90 – 100
85 – 100
75 – 100
60 – 79
12 – 40
0 – 10
100
95 – 100
95 – 100
90 – 100
80 – 100
15 – 50
0 – 15

Keterangan :
Daerah I           : pasir kasar
Daerah II          : pasir agak kasar
Daerah III        : pasir agak halus
Daerah IV        : pasir halus







Tabel 1.2. Gradasi kerikil

Lubang ayakan

Persen berat butir yang lewat ayakan

Besar Butir Maksimum

mm
40 mm
20 mm
40
20
10
4,8
95 – 100
30 – 70
10 – 35
0 – 5
100
95 – 100
25 – 55
0 – 10




Tabel 1.3. Syarat mutu kekuatan agregat sesuai SII.0052 – 80
Kelas dan Mutu Beton
Kekerasan dengan bejana Rudelloff, bagian yang hancur menembus ayakan 2 mm, persen (%) maksimum
Kekerasan dengan bejana geser Los Angelos, Bagian yang hancur menembus ayakan 1,7 mm, persen (%) maksimum
Fraksi Butir  9,5 – 19 mm
Fraksi Butir 19 – 30 mm
(1)
(2)
(3)
(4)
Beton Kelas I dan mutu B0 dan B1
Beton Kelas II dan mutu K125, K175, K225
Beton Kelas III dan mutu > K225 atau beton pratekan
22 – 30

14 – 22


< 14
24 – 32

16 – 24


< 16
40 – 50

27 – 40


< 27

Tabel 1.4.  Persyaratan faktor air-semen maksimum untuk berbagai pembetonan dan lingkungan khusus
Jenis Pembetonan

Fas Maksimum

Beton di dalam ruang bangunan :
a.         Keadaan keliling non-korosif
b.         Keadaan keliling korosif, disebabkan oleh    kondensasi atau uap korosi
Beton di luar ruang bangunan :
a.         Tidak terlindung dari hujan dan terik matahari langsung
b.         Terlindung dari hujan dan terik matahari langsung

Beton yang masuk kedalam tanah :
a.         Mengalami keadaan basah dan kering berganti-ganti
b.         Mendapat pengaruh sulfat dan alkali dari tanah

Beton yang selalu berhubungan dengan air tawar / payau / laut

0,60
0,52


0,55

0,60


0,55
lihat tabel 2.5.

lihat tabel 2.6.
Tabel 1.5. Penetapan Nilai Slamp (cm)
Pemakaian beton
Maks.
Min
Dinding, plat fondasi dan fondasi telapak bertulang
Fondasi telapak tidak bertulang, kaison, dan struktur di bawah tanah
Pelat, balok, kolom dan dinding
Pengerasan jalan
Pembetonan massal
12,5

9,0

15,0
7,5
7,5
5,0

2,5

7,5
5,0
2,5


Tabel 1.6. Perkiraan kebutuhan air per meter kubik beton (liter)
Besar ukuran maks. kerikil
Jenis batuan
Slam (mm)
(mm)

0 – 10
10 – 30
30 – 60
60 – 180
10

20

40

Alami

Batu pecah

Alami

Batu pecah
Alami

Batu pecah

150
180
135
170
115
155
180
205
160
190
140
175
205
230
180
210
160
190
225
250
195
225
175
205










Tabel 1.7. Kebutuhan semen minimum untuk berbagai pembetonan dan lingkungan khusus
Jenis pembetonan
Semen minimum (kg/m3 beton)
Beton di dalam ruang bangunan :
a.       keadaan keliling non – korosif
b.      keadaan keliling korosif, disebabkan oleh kondensasi atau uap korosif

Beton di luar ruang bangunan :
a.       tidak terlindung dari hujan dan terik matahari langsung
b.      terlindung dari hujan dan terik matahari langsung

Beton yang masuk ke dalam tanah :
a.       mengalami keadaan basah dan kering berganti-ganti
b.      mendapat pengaruh sulfat dan alkali dari tanah

Beton yang selalu berhubungan dengan air tawar/payau/laut

275
325



325

275



325

lihat tabel 2.10.


Lihat tabel 2.11.














7 hari
 
3 hari
 
28 hari
 
91 hari
 
Gambar. 1.1 Hubungan faktor air semen dan kuat tekan rata-rata silinder beton (sebagai perkiraan nilai fas)






Gambar. 1.2  Grafik hubungan kandungan air, berat jenis agergat campuran dan berat beton





























DATA PENGUJIAN AGREGAT HALUS














DATA PENGUJIAN AGREGAT KASAR












PERHITUNGAN RANCANGAN
ADUKAN BETON
(MIX DESIGN K - 225)





SUMMARY OF DATA

Proyek       : Pembangunan Tower NTS
Siite ID       : JCBC 004
Site Name  : Teras
Lokasi        : Desa Teras Rt. 01/01 Kec. Teras Kab. Boyolali
Tanggal      : 10 April 2008

A. HASIL PENGUJIAN SEMEN
NO
JENIS PENGUJIAN
HASIL
SPESIFIK
1
Berat jenis                                                              Zone
3.36
3.12 – 3.50
2
Berat isi lepas                                   gr/c3
1.29
-
3
Bobot isi padat                                  gr/c3
1.43
1.25 – 1.50

B. HASIL PENGUJIAN AGREGAT HALUS (PASIR)
NO
JENIS PENGUJIAN
HASIL
SPESIFIK
1
Gradasi                                            Zone
2
Pasir agak kasar
2
Berat isi lepas                                   gr/c3
1.59
-
3
Bobot isi padat                                  gr/c3
1.63
> 1.60
4
Berat jenis bulk
2.54
> 2.30
4
Berat jenis SSD
2.65
> 2.30
5
Berat jenis semu
2.82
> 2.30
6
Absorbsi / penyerapan                          %
3.83
< 5
7
Kadar lumpur                                       %
2.23
< 5


C. HASIL PENGUJIAN AGREGAT KASAR (KERIKIL)
NO
JENIS PENGUJIAN
HASIL
SPESIFIK
1
Gradasi                                  butiran max
40 mm
Kerikil agak kasar
2
Berat isi lepas                                   gr/c3
1.52
-
3
Bobot isi padat                                  gr/c3
1.62
> 1.60
4
Berat jenis bulk
2.61
> 2.30
4
Berat jenis SSD
2.62
> 2.30
5
Berat jenis semu
2.63
> 2.30
6
Absorbsi / penyerapan                          %
0.20
< 5
7
Kadar lumpur                                       %
0.42
< 1
8
Abrsion test                                         %
21.23
< 40








DAFTAR ISI


1.      LAPORAN .........................................................................................................
2.      HASIL PERHITUNGAN MIX DESIGN ........................................................
3.      PENENTUAN UKURAN KOTAK COR .....................................................
4.      SUMMSRY OF DATA .....................................................................................
5.      DATA HASIL PENGUJIAN SEMEN.............................................................
6.      DATA HASIL PENGUJIAN AGREGAT HALUS (PASIR) ........................
7.      DATA HASIL PENGUJIAN AGREGAT KASAR (KERIKIL)…………...
8.      ANALISA GRADASI CAMPURAN DAN BJ CAMPURAN………………
9.      HASIL PENGUJIAN SAMPEL KUBUS BETON …………………………
10.  LAMPIRAN ......................................................................................................





















HASIL PENGUJIAN SAMPEL
KUBUS BETON





















SUMMARY OF DATA












ANALISA GRADASI CAMPURAN DAN BERAT JENIS CAMPURAN













HASIL PENGUJIAN SEMEN







PENENTUAN UKURAN KOTAK COR

Proyek       : Pembangunan Tower NTS
Site ID       : JCBC 004
Site Name : Teras
Lokasi        : Desa Teras Rt. 01/01 Kec. Teras Kab. Boyolali
Tanggal      : 10 April 2008

a.      Kebutuhan material untuk 1 adukan ( 1 zak semen 50 kg)
-   Perbandingan Campuran 1 : 1.9 : 2.85
1.      Semen     : 50 kg
2.      Air          : 27.50 liter
3.      Pasir        : 95.10 kg
4.      Kerikil     : 142.65 kg

·  Ukuran kotak cor untuk pasir
      Bjp =       =          2.54 =         T = 15.6 cm / 15.6 cm   
      Jadi ukuran kotak cor untuk pasir berukuran
      P : 60 cm
      L : 40 cm
      T : 15.6 cm

      dengan
      Bjp : berat jenis pasir
      n    : jumlah
      P    : panjang kotak
      L    : lebar kotak
      T    : tebal kotak
                                             T
                                                                                                               L


 


L

·  Ukuran kotak cor untuk kerikil
      Bjk =       =          2.61 =         T = 22.77 cm / 22.8 cm   
      Jadi ukuran kotak cor untuk kerikil berukuran
      P : 60 cm
      L : 40 cm
      T : 22.8 cm

      dengan
      Bj   : berat jenis kerikil
      n    : jumlah
      P    : panjang kotak
      L    : lebar kotak
      T    : tebal kotak
                                             T
                                                                                                               L


 


L














KONVERSI BERAT KE VOLUME






















PENENTUAN UKURAN KOTAK COR